ISI
KANDUNGAN SURAT AL QHASAS
: 79 – 82
Pembimbing :
Ibu Khoirul Muthroffin
Kelompok V :
Ø Imroatul Mufidah (04)
Ø Septiwinda Vivin Vinilia (12)
MADRASAH ALIYAH NEGERI
LAMONGAN
Jln. Veteran No. 43
Lamongan 62211 Telp./ Fax (0322) 321 649
Website : www.manela.sch.id E-mail :
man.lamongan@yahoo.com
KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum
Wr. Wb.
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang puja dan puji syukur kami panjatkan kepada Allah karena atas
kuasa-Nyalah kami dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat serta salam semoga
tetap terlimpah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta kerluarga
dan segenap pengikutnya sampai akhir zaman.
Makalah ini berjudul “ISI KANDUNGAN SURAT AL QHASAS” mempunyai
tujuan agar para siswa mengetahui tentang apa surat al qhasas pada ayat 78-82,
dan dapat memetik pelajaran apa yang ada pada surat ini. Dan juga memudahkan
siswa untuk mempelajari isi kandungan surat al qhasas.
Dalam penyusunan dan penyelesaian
makalah ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu pada
kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada
bapak/ibu guru pembimbing.
Kami menyadari bahwa hasil penulisan ini
masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat
membangun sangat kami harapkan demi kesempurnaan penulisan ini dan demi
penulisan yang akan datang. Akhirnya kami mohon
ma’af sebesar-besarnya jika ada penulisan kata yang salah, semoga penyusunan
laporan ini menjadi amal shaleh dan bermanfaat bagi semua orang.
Amin Ya
Rabbal ‘Alamiin
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Penulis
Surah Al Qasas ayat 79 – 82
1.
Terjemahan dan penjelasan maksud
surah Al Qasas 79 – 82
a.
Surah Al Qasas 79

Artinya : “Maka keluarlah qarun kepada kaumnya dalam
kemegahannya , Orang- orang yang menghendaki duniapun berkata . Moga-moga
kiranya kita memiliki seperti apa yang telah diberikan kepada qorun .
Sesungguuhnya ia benar – benar memperoleh keberuntungan yang besar .” ( QS. Al Qasas 79 )
·
Makna kosa kata :
زِينَتِهِ :
perhiasan , termasuk tanda –tanda kebesaran dari orang berada atau pembesar ,
seperti pakaian , kendaraan , petugas , dan sebagainya .
لَيْتَ يَا : wahai !
mudah–mudahan. terdiri dari dua kata, yaitu يَا berarti
wahai dan لَيْتَ berarti mudah–mudahan (harapan yang sulit
tercapai )
حَظٍّ : bagian
( keuntungan ) .
|
Makna kata / kalimat
|
Kalimat
|
|
Maka
keluarlah qarun kepada kaumnya dalam kemegahannya .
|
زِينَتِهِ فِي قَوْمِهِ عَلَى فَخَرَجَ
|
|
Orang-
orang yang menghendaki duniapun berkata .
|
الدُّنيَا الْحَيَاةَ يُرِيدُونَ الَّذِينَ قَالَ
|
|
Moga-moga
kiranya kita memiliki seperti apa yang telah diberikan kepada qorun .
|
قَارُونُ أُوتِيَ مَا مِثْلَ لَنَا لَيْتَ يَا
|
|
Sesungguuhnya
ia benar – benar memperoleh keberuntungan yang besar .
|
عَظِيمٍ حَظٍّ ذُولَ إِنَّهُ
|
·
Syarhul ayat
زِينَتِهِ فِي قَوْمِهِ عَلَى فَخَرَجَ
“Maka keluarlah qarun kepada
kaumnya dalam kemegahannya ,
Ayat ini mengisahkan tentang Qarunyang hidup pada zaman nabi
musa as , ia adalah seorang yang sangat kaya raya . keluar biasaan kekayaannya
dilukiskan dalam al qur’an ,bahwa anak-anak kunci gudang-gudang kekayaannya
saja tidak sanggup dipikul oleh sejumlah orang yang perkasa . namun Qarun
adalah seorang yang sombong . Bahkan ia menyatakan bahwa kekayaannya itu ia
peroleh karena kepandaiannya dan kecekatannya dalam berusaha , ia mengingkari
Allah SWT dan lupa pada sesama , terutama orang – orang muslim .
Kaumnya menasehatinya agar tidak sombong karena Allah SWT membenci
itu, ia diingatkan bahwa ia boleh menikmati kekayaannya itu sewajarnya dan
tidak berlebih – lebihan . Nasehat kaumnya tidak digubris , dalam ayat ini
disebutkan bahwa nasehat kaumnya itu justru dijawab dengan tindakkan pamer .
عَظِيمٍ حَظٍّ ذُولَ إِنَّهُ قَارُونُ أُوتِيَ مَا مِثْلَ لَنَا لَيْتَ يَا الدُّنيَا الْحَيَاةَ يُرِيدُونَ الَّذِينَ قَالَ
“Orang- orang yang
menghendaki duniapun berkata . Moga-moga kiranya kita memiliki seperti apa yang
telah diberikan kepada Qarun . Sesungguuhnya ia benar – benar memperoleh
keberuntungan yang besar . “
Mereka yang berwawasan hidupnya hanya untuk mencari kenikmatan di dunia
menjadi terpedaya dan berdecak kagum menyaksikan kekayaan Qarun . Mereka
memandang Qarun sangat beruntung , dalam pandangan mereka kekayaan adalah tanda
bahwa tuhan menyayangi mereka dan kemiskinan tanda bahwa tuhan tidak menyayangi
mereka .
b.
Surah Al Qasas :80

Artinya :” orang – orang yang
dianugrahkan ilmu pun berkata , “ celaka besar kalian ! pahala Allah adalah
lebih baik bagi orang – orang yang beriman dan beramal saleh . tidak
memperolehnya kecuali oleh orang – orang yang sabar . “ ( QS Al Qasas :80)
- Makna kosa kata
وَيْلَكُمْ : celaka
besar kalian ! ( ucapan untuk menyatakan ketidak setujuan , heran )
يُلَقَّاهَا :
menemuinya .
|
Makna
kata / kalimat
|
Kalimat
|
|
Orang – orang yang dianugrahkan ilmu pun berkata
|
الْعِلْمَ أُوتُوا الَّذِينَ وَقَالَ
|
|
celaka besar kalian !
|
وَيْلَكُمْ
|
|
pahala Allah adalah lebih baik
|
خَيْرٌ اللَّهِ ثَوَابُ
|
|
bagi orang – orang yang beriman dan beramal saleh .
|
صَالِحاً وَعَمِلَ آمَنَ لِّمَنْ
|
|
tidak memperolehnya kecuali oleh orang – orang yang sabar .
|
الصَّابِرُونَ إِلَّ يُلَقَّاهَا وَلَا
|
- Syahrul ayat
صَالِحاً وَعَمِلَ آمَنَ لِّمَنْ خَيْرٌ اللَّهِ ثَوَابُ وَيْلَكُمْ الْعِلْمَ أُوتُوا الَّذِينَ وَقَالَ
“Orang – orang yang dianugrahkan ilmu pun berkata , “celaka besar kalian
!, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang – orang yang beriman dan beramal
saleh ...
Ayat diatas mengisyaratkan bahwa
orang yang dianugrahkan Allah SWT ilmu , imannya yang luas dan tidak tergoda
oleh kekayaan yang dipamerkan Qarun . Mereka mencoba menyadarkan orang yang lemah
imannya bahwa yang lebih berguna adalah iman dan perbuatan baik . kekayaan yang
dimiliki Qarun akan tinggal didunia dan yang akan dibawa ke akhirat hanyalah
pahala . oleh karena ittu iman dan perbuatan baik lebih baik dari pada kekayaan
yang membawa kepada kedurhakaan .
الصَّابِرُونَ إِلَّ يُلَقَّاهَا وَلَا صَالِحاً وَعَمِلَ
tidak memperolehnya kecuali oleh orang – orang yang sabar .
Tidak semua orang dapat
memeperoleh pahala dari Allah SWT , dan hanya diperoleh oleh orang yang sabar .
Sabar dalam iman dengan berbagai macam godaan termasuk godaan harta , dan sabar
dalam mengerjakan ibadah serta perbuatan baik karena balasannya baru akan
diterima di akhirat berupa pahala .
c.
Surah Al Qasas :81

Artinya : “ maka kami benamkan dia
beserta rumahnya ke dalam bumi , lalu tidak ada baginya suatu kelompok pun yang
akan menolongnya selain Allah , dan tiadalah ia termasuk orang – orang yang
memperoleh pertolongan . “ (QS Al Qasas :81)
|
Makna
kata / kalimat
|
Kalimat
|
|
maka kami benamkan dia beserta rumahnya ke dalam bumi ,
|
الْأَرْضَ وَبِدَارِهِ بِهِ فَخَسَفْنَا
|
|
lalu tidak ada baginya suatu kelompok pun yang akan menolongnya selain
Allah
|
اللَّهِ دُونِ مِن يَنصُرُونَهُ فِئَةٍ مِن لَهُ كَانَ فَمَا
|
|
dan tiadalah ia termasuk orang – orang yang memperoleh pertolongan .
|
المُنتَصِرِينَ مِنَ كَانَ وَمَا
|
- Syarhul Ayat
الْأَرْضَ وَبِدَارِهِ بِهِ فَخَسَفْنَا
maka kami benamkan dia beserta rumahnya ke dalam bumi ,
Allah SWT membenamkan Qarun dan istananya beserta seluruh kekayaannya ke
dalam tanah . Semuanya lenyap , menurut quraish shihab peristiwa ini dipercayai
terjadi di kota yang sekarang bernama Fayyum sekitar 60 km dari Cairo .
المُنتَصِرِينَ مِنَ كَانَ وَمَا اللَّهِ دُونِ مِن يَنصُرُونَهُ فِئَةٍ مِن لَهُ كَانَ فَمَا
lalu tidak ada baginya suatu kelompok pun yang akan menolongnya selain
Allah . dan tiadalah ia termasuk orang – orang yang memperoleh pertolongan .
Tidak ada seorang pun yang dapat
menolong Qarun beserta seluruh kekayaannya dari hukuman itu . tidak ada pihak
manapun yang bisa menolongnya . Bahkan ia pun tidak memperoleh pertolongan dari
Allah SWT.
d. Surah Al
Qasas 82

Artinya : “ Dan jadilah
orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukannya (Qarun ) itu , berkata ,”
Aduhai !! benarlah Allah melapangkan rezeki hamba-hambaNya yang Dia kehendaki
dan menyempitkannya . jika Allah tidak melimpahkan karunia-Nya kepada kita ,
pastilah Dia telah membenamkan kita (pula ) . Aduhai ! benarlah tidak beruntung
orang-orang yang mengingkari ( nikmat Allah ) .” (QS Al Qasas 82 )
- Makna kosakata
وَيْكَأَنَّهُ : aduh !
benarlah .kata ini terdiri dari dua bagian .
لَوْلَا : kalau
.. tidak ..
|
Makna
kata / kalimat
|
Kalimat
|
|
“ dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukannya
(Qarun ) itu , berkata
|
يَقُولُونَ بِالْأَمْسِ مَكَانَهُ تَمَنَّوْا الَّذِينَ وَأَصْبَحَ
|
|
” Aduhai !! benarlah Allah melapangkan rezeki hamba-hambaNya yang Dia
kehendaki dan menyempitkannya .
|
وَيَقْدِرُ عِبَادِهِ مِنْ يَشَاءُ لِمَن الرِّزْقَ يَبْسُطُ اللَّهَ وَيْكَأَنَّ
|
|
. jika Allah tidak melimpahkan karunia-Nya kepada kita ,
|
عَلَيْنَا اللَّهُ مَّنَّ أَن لَوْلَا
|
|
pastilah Dia telah membenamkan kita (pula ) .
|
بِنَا لَخَسَفَ
|
|
Aduhai ! benarlah tidak
beruntung orang-orang yang mengingkari ( nikmat Allah ) .
|
الْكَافِرُونَ يُفْلِحُ لَا وَيْكَأَنَّهُ
|
- Syarhul Ayat
يَقُولُونَ بِالْأَمْسِ مَكَانَهُ تَمَنَّوْا الَّذِينَ وَأَصْبَحَ
وَيَقْدِرُ عِبَادِهِ مِنْ يَشَاءُ لِمَن الرِّزْقَ يَبْسُطُ اللَّهَ وَيْكَأَنَّ
“ dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukannya
(Qarun ) itu , berkata” Aduhai !! benarlah Allah melapangkan rezeki
hamba-hambaNya yang Dia kehendaki dan menyempitkannya .”
Ayat diatas menyatakan bahwa orang
yang sebelumnya terpedaya oleh Qarun dan kekayaannya menyesali keterlanjuran
mereka . Mereka sekarang sadar bahwa Allah SWT memang sengaja melapangkan
rezeki seseorang dan menghinggakan rezeki yang lain . Gunanya adalah supaya
seluruh posisi kehidupan dapat diisi manusia . Bila semua manusia kaya , tentu
tidak akan ada yang mau bekerja , dan bila semua miskin tentu tidak ada yang
bisa memberi pekerjaan . Itulah sebabnya ada pemimpin yang dipimpin , dan ada
tuan dan ada pesuruh . Tetapi yang terpenting semua harus dihargai , tidak ada
eksploitasi atau pelecehan hak –hak asasi manusia .
بِنَا لَخَسَفَ عَلَيْنَا اللَّهُ مَّنَّ أَن لَوْلَا
Jika Allah tidak melimpahkan karunia-Nya kepada kita , pastilah Dia
telah membenamkan kita (pula ) .
Orang yang terlanjur terpengaruh
oleh Qarun dan kekayaannya itu kemudian menyadari bahwa mereka dilindungi Allah
SWT . mereka bersyukur bahwa Allah SWT tidak memberi azab kepada mereka seperti
azab yang diterima Qarun . Segala sesuatu yang dilimpahkan kepada Allah SWT
kepada kita itulah yang terbaik bagi kita asalkan kita telah berusaha
sekuat-kuatnya .
الْكَافِرُونَ يُفْلِحُ لَا وَيْكَأَنَّهُ
Aduhai ! benarlah tidak beruntung orang-orang yang mengingkari ( nikmat
Allah ) .
Kemudian mereka sadar bahwa orang
– orang kafir , sombong dan lupa daratan tidak akan beruntung . hal itu karena
mereka akan dihukum di dunia seperti halnya Qarun dan di akhirat akan diazab
didalam neraka .
Kesimpulan :
- Pada suatu hari Qarun memamerkan harta secara berlebihan dengan sikap sombong dan congkak , sehingga orang melihatnya iri terhadap harta Qarun .
- Orang – orang yang cerdik berpendapat bahwa perbuatan Qarun akan menumbulkan bencana yang nyata .
- Akibat kesombongan Qarun , Allah membenamkan dirinya dan hartanya .
- Orang yang menyaksikan peristiwa Qarun menjadi sadar bahwa rezeki adalah pemberian Allah
- Sikap berlebih – lebihan tanpa mensyukuri nikmat Allah akan memperoleh siksa .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar